Don't Miss
Home / Pesantren / Empat Perkara Jahiliyyah Yang Harus Dijauhi
Empat Perkara Jahiliyyah Yang Harus Dijauhi

Empat Perkara Jahiliyyah Yang Harus Dijauhi

Oleh Al-Ustadz Dede Nurjannata, Lc

Insanurussalam.com – Al Qur’an memerintahkan kepada kita untuk menjauhi prilaku jahiliyah yang menjadi sumber kerusakan Aqidah, akhlak, hati, maupun hukum dan tatanan kehidupan. Berikut adalah empat perkara yang harus diketahui seorang muslim untuk senantiasa menjauhinya.

1. Prasangka Jahiliyyah / Buruk Sangka Kepada Allah Subhanahu Wata’alaa
perkara_jahiliyyahAllah berfirman dalam surat Ali-Imron Ayat 154 :

ثُمَّ أَنْزَلَ عَلَيْكُمْ مِنْ بَعْدِ الْغَمِّ أَمَنَةً نُعَاسًا يَغْشَىٰ طَائِفَةً مِنْكُمْ ۖ وَطَائِفَةٌ قَدْ أَهَمَّتْهُمْ أَنْفُسُهُمْ يَظُنُّونَ بِاللَّهِ غَيْرَ الْحَقِّ ظَنَّ الْجَاهِلِيَّةِ ۖ يَقُولُونَ هَلْ لَنَا مِنَ الْأَمْرِ مِنْ شَيْءٍ ۗ قُلْ إِنَّ الْأَمْرَ كُلَّهُ لِلَّهِ ۗ يُخْفُونَ فِي أَنْفُسِهِمْ مَا لَا يُبْدُونَ لَكَ ۖ يَقُولُونَ لَوْ كَانَ لَنَا مِنَ الْأَمْرِ شَيْءٌ مَا قُتِلْنَا هَاهُنَا ۗ قُلْ لَوْ كُنْتُمْ فِي بُيُوتِكُمْ لَبَرَزَ الَّذِينَ كُتِبَ عَلَيْهِمُ الْقَتْلُ إِلَىٰ مَضَاجِعِهِمْ ۖ وَلِيَبْتَلِيَ اللَّهُ مَا فِي صُدُورِكُمْ وَلِيُمَحِّصَ مَا فِي قُلُوبِكُمْ ۗ وَاللَّهُ عَلِيمٌ بِذَاتِ الصُّدُورِ

Artinya : “Kemudian setelah kamu berduka cita, Allah menurunkan kepada kamu keamanan (berupa) kantuk yang meliputi segolongan dari pada kamu, sedang segolongan lagi telah dicemaskan oleh diri mereka sendiri, mereka menyangka yang tidak benar terhadap Allah seperti sangkaan jahiliyah. Mereka berkata: “Apakah ada bagi kita barang sesuatu (hak campur tangan) dalam urusan ini?”. Katakanlah: “Sesungguhnya urusan itu seluruhnya di tangan Allah”. Mereka menyembunyikan dalam hati mereka apa yang tidak mereka terangkan kepadamu; mereka berkata: “Sekiranya ada bagi kita barang sesuatu (hak campur tangan) dalam urusan ini, niscaya kita tidak akan dibunuh (dikalahkan) di sini”. Katakanlah: “Sekiranya kamu berada di rumahmu, niscaya orang-orang yang telah ditakdirkan akan mati terbunuh itu keluar (juga) ke tempat mereka terbunuh”. Dan Allah (berbuat demikian) untuk menguji apa yang ada dalam dadamu dan untuk membersihkan apa yang ada dalam hatimu. Allah Maha Mengetahui isi hati.

Ayat ini mengisahkan tentang tragedi perang uhud, yaitu saat pasukan muslimin mendapatkan tekanan yang kuat dari musuh-musuh Allah, kemudian Allah menurunkan rasa kantuk kepada kaum muslimin, tetapi orang-orang munafik saat itu buruk sangka kepada Allah. Mereka berkata, “mana pertolongan Allah, jangan-jangan Allah dusta. Betul, buruk sangka adalah lambang kerusakan hati. Lihat tafsir imam As-Sadi.

jahiliyah

2. Hukum Jahiliyyah
Allah berfirman dalam surat Al-Maidah ayat 50 :

أَفَحُكْمَ الْجَاهِلِيَّةِ يَبْغُونَ ۚ وَمَنْ أَحْسَنُ مِنَ اللَّهِ حُكْمًا لِقَوْمٍ يُوقِنُونَ

Artinya : “Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin?”

Yaitu mereka yang tidak patuh dengan hukum-hukum Allah dan lebih mendahulukan hukum manusia. Hukum jahiliyah adalah lambang kerusakan tatanan kehidupan.

3. Tabaruj Jahiliyyah

fasion_tabarujAllah berfirman dalam surat Al-Ahzab Ayat 33 :

وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْأُولَىٰ ۖ وَأَقِمْنَ الصَّلَاةَ وَآتِينَ الزَّكَاةَ وَأَطِعْنَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ ۚ إِنَّمَا يُرِيدُ اللَّهُ لِيُذْهِبَ عَنْكُمُ الرِّجْسَ أَهْلَ الْبَيْتِ وَيُطَهِّرَكُمْ تَطْهِيرًا

Artinya : “Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan taatilah Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, hai ahlul bait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya.”

Wanita-wanita yang keluar rumah dengan bersolek dan memakai minyak wangi lalu melewati laki laki. Tabaruj jahiliyah adalah lambang kerusakan wanita.

4. Fanatisme Jahiliyyah
Allah berfirman dalam surat Al-Fath ayat 26 :

إِذْ جَعَلَ الَّذِينَ كَفَرُوا فِي قُلُوبِهِمُ الْحَمِيَّةَ حَمِيَّةَ الْجَاهِلِيَّةِ فَأَنْزَلَ اللَّهُ سَكِينَتَهُ عَلَىٰ رَسُولِهِ وَعَلَى الْمُؤْمِنِينَ وَأَلْزَمَهُمْ كَلِمَةَ التَّقْوَىٰ وَكَانُوا أَحَقَّ بِهَا وَأَهْلَهَا ۚ وَكَانَ اللَّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمًا

Artinya : “Ketika orang-orang kafir menanamkan dalam hati mereka kesombongan (yaitu) kesombongan jahiliyah lalu Allah menurunkan ketenangan kepada Rasul-Nya, dan kepada orang-orang mukmin dan Allah mewajibkan kepada mereka kalimat-takwa dan adalah mereka berhak dengan kalimat takwa itu dan patut memilikinya. Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”

Inilah gambaran golongan atau kelompok-kelompok hizbiyah yang tidak mau menerima kebenaran kecuali dari kelompoknya sendiri atau ustadznya sendiri. Hari ini, kelompok yang seperti ini banyak tersebar di kalangan masyarakat muslim, mereka memonopoly kebenaran hanya milik kelompoknya. Sedangkan kelompok yang lain salah dan menyimpang.

Fanatisme jahiliyah adalah lambang kerusakan kelompok yang tidak di benarkan dalam syariat islam. semoga kita semua dijauhkan Allah dari empat parkara jahiliyah di atas.Fenomena_Jahiliyyah_Modern

About Ahmed

maju terus pantang mundur! aku mah gitu orangnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*